Dosen STIT Al-Anshar Ikuti Pelatihan Penyusunan Dokumen SPMI Berbasis Risiko

Tanjung Selor, Kalimantan Utara – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Anshar Tanjung Selor menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan dengan mengutus salah satu dosen terbaiknya untuk mengikuti Pelatihan Penyusunan Dokumen SPMI Berbasis Risiko Batch #2. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Best-Q Institute pada tanggal 12 hingga 14 September 2025 melalui platform Zoom.

Acara yang diikuti oleh total 43 peserta dari berbagai institusi pendidikan tinggi di Indonesia ini merupakan respons terhadap terbitnya regulasi baru Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025. Peraturan ini mengharuskan institusi pendidikan untuk mengadopsi pendekatan berbasis risiko dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa proses penjaminan mutu dapat berjalan lebih efektif dan efisien, serta mampu mengantisipasi berbagai potensi risiko yang dapat menghambat pencapaian standar mutu.

Selama tiga hari, peserta dibekali dengan materi komprehensif mengenai konsep dan praktik penyusunan dokumen SPMI yang terintegrasi dengan manajemen risiko. Narasumber ahli yang berpengalaman di bidang penjaminan mutu memberikan bimbingan langsung, termasuk analisis risiko, identifikasi mitigasi, serta integrasi komponen risiko ke dalam siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, Peningkatan).

Keikutsertaan dosen STIT Al-Anshar dalam pelatihan ini adalah langkah strategis untuk memastikan institusi siap beradaptasi dengan perubahan regulasi. Diharapkan, ilmu dan pengetahuan yang didapatkan dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas SPMI di lingkungan STIT Al-Anshar, sehingga dapat mendorong peningkatan mutu berkelanjutan dan menjaga standar pendidikan yang relevan dengan tuntutan zaman. (KIR)

Dosen STIT Al-Anshar Ikuti Pelatihan Penyusunan Dokumen SPMI Berbasis Risiko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top